Menjelaskan
hubungan yang terjalin di antar agama dan kebudayan
dapat dilakukan dengan mengenal secara utuh esensi,
tujuan dan peran agama dan kebudayaan dalam
masyarakat. Meski sebagian orang mengingkari
adanya hubungan antara agama dan kebudayaan namun
sejatinya pandangan ini tidak memiliki dasar dan
pijakan. Adapun perkara bahwa sebagian unsur dari
kebudayaan lantaran tidak sejalan dengan
tujuan-tujuan transedental agama samawi yaitu
sampainya manusia kepada kesempurnaan, bertolak
belakang dengan agama atas alasan ini tidak diterima
oleh agama, merupakan perkara yang jelas. Akan
tetapi banyak unsur kebudayaan yang sejalan dengan
program dan agenda agama. Dan adalah suatu hal yang
wajar apabila mendapatkan sokongan agama. Dari sisi
yang lain, banyak hal dari kebudayaan yang
disuguhkan dalam tataran nilai-nilai yang
dimunculkan dari agama....ð
Agama itu
Singular atau Plural?
Apabila
yang dimaksud agama adalah sekumpulan akidah, akhlak,
aturan-aturan dan hukum praktis yang diturunkan Tuhan dan
melalui perantara para nabi disampaikan kepada masyarakat maka
agama di sini merupakan perkara yang satu dan perbedaan di
antara agama adalah terletak pada aturan-aturan partikulir yang
sesuai dengan tipologi seseorang atau suatu kaum mengikut
tuntutan ruang dan waktu. Namun apabila yang dimaksud dengan
agama adalah agama-agama yang ada di dunia maka tanpa ragu bahwa
terdapat ragam dan aneka agama di dunia hari ini. Pada
agama-agama beragam ini kendati sebagian dari hakikatnya dapat
disaksikan akan tetapi bentuk sempurna hakikat dan tauhid hakiki
hanya dapat disaksikan dan dapat ditemukan dalam Islam....ð
Artikel
Hubungan antara
Iman dan Islam
Iman
dan Islam memiliki tingkatan dan derajat. Derajat pertama yaitu
derajat Islam dimana setiap orang dengan mengucapkan dua kalimat
syahadat "Asyhadu an laa ilaha illaLah wa asyahdu anna
muhammadan Rasululullah." (Aku bersaksi bahwa tiada tuhan
selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah) maka
ia termasuk sebagai seorang Muslim dan hukum-hukum sebagai
seorang Muslim berlaku padanya. Badannya suci (thahir)
dan anak-anaknya juga suci. Pernikahannya dengan seorang wanita
muslimah dan transaksinya dengan seorang muslim adalah sah dan
legal. Harta, jiwa dan wibawanya mendapatkan penghormatan dan
nilai khusus. Dan tentu saja keniscayaan hukum-hukum ini adalah
pelaksanaan kewajiban-kewajiban agamanya seperti shalat, puasa,
khumus, zakat, haji, beriman kepada yang ghaib, menerima adanya
hari kiamat, surga dan neraka dan membenarkan seluruh nabi
sebagai pembawa berita dari sisi Allah Swt. .....ð
Kiamat dalam
Pandangan Filosof dan Teolog Islam
Salah
satu persoalan penting semenjak dahulu kala dan menjadi
perhatian agama-agama, para teolog dan filosof adalah masalah
ma'âd (hari kebangkitan) dan kehidupan setelah kematian.
Para pengikut agama seluruhnya meyakini kehidupan pasca kematian
dan keyakinan ini dipandang sebagai salah satu masalah paling
asasi sebuah agama atau mazhab.
Ma'âd
bermakna dibangkitkannya manusia setelah kematian dimana manusia
kembali hidup dan pada kehidupan baru seluruh amal perbuatannya
akan diperhitungkan. Keyakinan ini secara umum, terlepas dari
hal-hal detilnya, disepakati oleh seluruh teolog dan filosof
Ilahi serta seluruh kaum Muslimin, sesuai dengan ayat al-Qur'an,
memiliki keyakinan terhadap adanya hari kebangkitan (ma'âd).....ð
Gerakan Substansial
dan Peranannya Dalam Kehidupan
Untuk
menjelaskan gerakan substansial (al-harakah al-jauhariyah)
kiranya kita perlu menjelaskan apa yang dimaksud dengan
harakat (gerakan) dan jauhar (substansi).
Harakah (gerakan) dari tinjauan filsafat adalah perubahan
gradual atau keluarnya sesuatu secara gradual dari alam
potensial kepada alam aktual; artinya gerakan adalah perkara
eksistensial dimana sesuatu melalui perantaranya secara gradual
keluar dari kondisi potensial menuju kondisi aktual. Gradualnya
gerakan ini bermakna bahwa bagian-bagian yang diasumsikan bagi
wujudnya tidak dapat dikumpulkan pada suatu masa secara
bersamaan, melainkan mewujud sepanjang waktu secara gradual.....ð
Pustaka
Semesta ini
Acak atau Teratur?
Si
pemuda tidak tidur malam itu. Sebaliknya, ia menghabiskan malam
itu dengan mengerjakan shalat dan sujud. Ia menengadahkan
tangannya memanggil Tuhan, dan melupakan bahwa lengannya telah
capek. Ia membaca bagian-bagian yang lain dari doa-doa yang ia
hafal, mengulang-ngulang beberapa kalimat, mendongakkan
kepalanya dan melihat ke angkasa raya yang dihiasi gemilau
pendaran cahaya purnama, sedemikian sehingga tiada bintang yang
terlihat. Seolah-olah bintang gemintang membiarkan purnama yang
lebih besar dan lebih kuat mengambil alih tempatnya. Pada saat
itu, anak muda itu mengingat sebuah ayat dari al-Qur’an: “Segala
yang ada di langit dan di bumi bersujud di hadapan Allah.” Bintang-gemintang
dan planet-planet bersujud di hadapan Tuhan. “Mereka seluruhnya
beribadah,” katanya. “Mereka melakukan apa yang tengah kulakukan,
atau sebaliknya saya yang melakukan sesuatu yang tengah mereka
lakukan.” Lalu ia menatap bulan yang tunduk dan
bintang-gemintang dalam gugusannya. Ia membayangkan langit
sebagai masjid agung dimana bulan bertindak sebagai seorang imam
bagi bintang-gemintang dalam kebesarannya beribadah kepada Allah
Swt......ð
Ragam Pandangan Dunia
Dengan
memperhatikan masalah-masalah fundamental pandangan dunia,
dengan mudah dapat dipahami bahwa masalah-masalah seperti ini
tidak berhubungan dengan masalah ilmu, yang mana tidak dapat
dibuktikan dengan metode ilmu (eksperimentasi), karena setiap
ilmu, membahas hukum-hukum dan objek-objek tertentu. Hukum-hukum
yang hanya berhubungan dengan objek tersebut yang dapat
diselidiki, misalnya fisika dari hal-hal lahir materi dan energi,
dan kimia dari analisis dan susunan unsur-unsur materi dan
hubungan-hubungan internalnya, dan fisiologi dari kualitas kerja
organ-organ makhluk hidup. Psikologi membahas mengenai
keadaan-keadaan kejiwaan manusia, dan masing-masing hukum
tersebut memiliki karakteristik khusus pada objeknya sendiri
yang akan dibahas. Dengan demikian, jelaslah bahwa
masalah-masalah psikologi tidak dapat dipecahkan dengan
rumus-rumus fisika atau kimia, atau hukum-hukum fisiologi tidak
dapat digeneralisasikan terhadap benda yang tak bernyawa.....ð
Kontemplasi
Air Hujan
Apakah
Anda tahu bahwa semua air tawar yang ada di bumi ini bersumber
dari air asin? Seperempat dari bumi ini, adalah kering dan tiga
perempatnya adalah terbentuk dari air-air laut yang asin dan
semua air tawar yang dicurahkan oleh hujan berasal dari air asin.
Dia yang menyuling air-air laut dan Dia pula yang memberikan air
tawar kepada tumbuh-tumbuhan, hewan-hewan, dan kepada manusia.
Sistem yang dipakai untuk menyuling air-air laut tersebut
tidaklah kecil, sedemikian besarnya sistem penyulingan ini
sehingga seluruh air laut dapat terwadahi. Sistem penyulingan
air laut ini adalah buatan Dia, bukan buatan tangan manusia yang
beroperasi di bawah panas. Sistem penyulingan air laut ini
sebagaimana telah dibuat bekerja karena panas. Matahari yang
ribuan kali lebih besar daripada bumi, membuat panas air-air
laut. Air itu menguap. Uapan air ini kemudian ke atas. Dan terus
ke atas. Angin membantu uapan air ini menuju ke atas. Uapan ini
di angkasa yang luas berkumpul. Selanjutnya terbentuklah awan.
Awan-awan tersebut bergerak mendekati bumi dan terjadilah
penggumpalan dan turunlah hujan. Sungai dan kali akan mengalir.
Bumi akan kembali hidup.....ð
Menjelajah Ufuk
Keseimbangan di Planet Bumi
Filsafat
materialis menawarkan satu saja penjelasan untuk keter-aturan
dan keseimbangan yang ada di alam semesta: peristiwa kebetulan.
Menurut klaim ini, seluruh alam semesta terbentuk melalui
serangkaian peristiwa kebetulan. Namun, jika kita meneliti alam
semesta ini secara sekilas, kita melihat bahwa klaim ini sungguh
tidak benar. Suatu kebetulan hanya akan menimbulkan kekacauan,
padahal di alam semesta ini kita melihat keteraturan di
mana-mana. Keteraturan ini membuktikan kekuasaan Allah yang
abadi, Yang menciptakan alam semesta dari ketiadaan lalu
memberinya bentuk. Ketika menjelajahi alam semesta, kita
menemukan banyak contoh keteraturan. Dunia yang kita tempati ini
hanyalah salah satunya. Dengan segala keistimewaan yang ada
padanya, bumi diciptakan dengan kese-imbangan yang luar biasa
stabil, yang membuatnya cocok bagi berlang-sungnya kehidupan
makhluk hidup. Jarak bumi dari matahari, kemiringan sumbu bumi
terhadap orbit, keseimbangan dalam atmosfer, kecepatan rotasi
bumi pada sumbunya, kecepatannya mengelilingi matahari, fungsi
laut dan gunung di bumi, sifat-sifat dan interaksi di antara
makhluk hidup, semua ini hanyalah beberapa unsur dari
keseimbangan ekologis yang terdapat di bumi....ð
Dialog
Interfaith
38 Titah dan 10 Perintah dalam Islam dan Kristen
Sepuluh
Perintah hanyalah bagian kecil dari perintah-titah al-Qur’an.
Islam menitahkan para pengikutnya untuk menjauhi banyak hal.
Beberapa dari perintah tersebut adalah haram lantaran
bertentangan dengan doktrin-doktrin yang harus diyakini oleh
seorang Muslim. Beberapa dari perintah tersebut dilarang (haram)
lantaran bersifat tidak bermoral atau tidak etis atau tidak
sehat atau hal tersebut melambangkan pembangkangan terhadap
tugas-tugas ritual. Larangan-larangan ini dipandang dalam Islam
sebagai perintah-perintah, melanggar larangan ini bermakna
perbuatan dosa. Seorang Muslim dilarang untuk: 1.
Menisbatkan seorang sekutu atau mitra bagi Tuhan:
“Janganlah kamu adakan Tuhan yang lain di samping Allah, agar
kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).”
(Qs. Al-Isra [17]:22) 2.
Mengingkari diturunkannya wahyu Ilahi kepada para nabi-Nya.
3.
Mengingkari setiap nabi yang diperkenalkan al-Qur’an, seperti
Yesus, Musa, Ibrahim, Nuh. Pengingkaran terhadap wahyu atau
setiap nabi yang diperkenalkan oleh al-Qur’an bermakna
pengingkaran terhadap Islam....ð
Kajian Adyan
Perjanjian Lama dalam Teraju Sains
Hanya
beberapa hal yang termaktub dalam Perjanjian Lama, dan
demikian juga dalam Perjanjian Baru yang menimbulkan konfrontasi
dengan pengetahuan modern. Tetapi jika terdapat hal-hal
yang tidak sesuai antara teks Bibel dan Sains, maka
persoalannya menjadi sangat penting. Dalam bab-bab yang
terdahulu, kita telah menemukan dalam Bibel
kesalahan-kesalahan historis dan kita telah menyebutkan beberapa
masalah yang telah dibicarakan oleh ahli tafsir Yahudi dan
Kristen. Para penafsir Kristen condong untuk mengecilkan
persoalannya. Mereka berpendapat bahwa adalah wajar jika
seorang pengarang buku agama menyajikan fakta-fakta sejarah
dengan menghubungkannya dengan masalah teologi, menulis sejarah
untuk keperluan agama. Kita akan melihat dalam Injil Matius,
sikap yang bebas terhadap sesuatu kenyataan, dan kita dapatkan
tafsiran-tafsiran yang tujuannya untuk menjadikan yang
keliru menjadi benar; pemikiran yang obyektif dan logis tidak
akan merasa puas dengan cara yang demikian.....ð
Pencerahan
Seruan:
"Eli, Eli, lama sabakhtani?" mengantarku kepada Islam
Ayah
saya seorang pastor atau pendeta dalam agama Kristen Katolik.
Beliau mengajarkan Alkitab (Injil) pada saya sejak saya masih
kecil dengan harapan agar saya menjadi penerus cita-citanya di
kemudian hari. Saya belajar Alkitab pasal demi pasal dan ayat
demi ayat dengan seksama. Berkat bimbingannya, saya betul-betul
memahami kandungan dan tafsiran Alkitab. Sejak saya berumur
empat belas tahun, saya diberi kepercayaan berceramah di gereja
pada setiap hari Minggu dan hari-hari keagamaan Kristen lainnya.
Setelah saya banyak membaca Alkitab, banyak saya dapatkan
kejanggalan-kejanggalan di dalamnya. Dalam Alkitab, antara pasal
satu dan pasal lainnya banyak terjadi pertentangan, dan banyak
ajaran gereja yang bertentangan dengan isi Alkitab....ð
Forum Tanya & Jawab
Pertautan Agama dan Budaya?
Pihak
pengelola yang budiman, konsep keagamaan dewasa ini banyak
dikaitkan dengan konsep budaya yang berkembang pada masyarakat
tempat agama itu tumbuh dan berkembang. Islam misalnya, ia
tumbuh dan berkembang di semenanjung Arab dan dalam tubuh Islam
kita dapat saksikan kekentalan budaya dan tradisi Arab. Atau
pada budaya India yang banyak mempengaruhi agama-agama seperti
Hindu dan Budha. Pengaruh budaya pada agama atau agama pada
budaya merupakan sebuah permasalahan yang cukup aktual dalam
pembahasan dan riset keagamaan belakangan ini. Permasalahan
inti sebenarnya berkisar pengaruh-mempengaruhi terjadi antara
agama dan budaya yang seringkali disebutkan secara berdampingan
yang terkadang dimaksudkan untuk menegaskan sisi-sisi budaya
yang terdapat pada agama dan agama pada budaya. Kini pertanyaan
yang ingin diutarakan di sini adalah definisi apa agama dan
budaya itu lalu bagaimana hubungan yang terdapat di antara
keduanya? Dapatkah kita katakan bahwa agama itu adalah budaya
itu sendiri atau sebaliknya? Seberapa tinggi budaya Arab
melakukan penetrasi dalam Islam? Terima kasih ....ð