Selamat Datang di Site .::ALBALAGHUL MUBIN::. Wisdoms For All.Com

 

 

 

 

Neo Teologi

 

 

Meretas Hubungan antara Agama dan Kebudayaan

Menjelaskan hubungan yang terjalin di antar agama dan kebudayan dapat dilakukan dengan mengenal secara utuh esensi, tujuan dan peran agama dan kebudayaan dalam masyarakat. Meski sebagian orang mengingkari adanya hubungan antara agama dan kebudayaan namun sejatinya pandangan ini tidak memiliki dasar dan pijakan. Adapun perkara bahwa sebagian unsur dari kebudayaan lantaran tidak sejalan dengan tujuan-tujuan transedental agama samawi yaitu sampainya manusia kepada kesempurnaan, bertolak belakang dengan agama atas alasan ini tidak diterima oleh agama, merupakan perkara yang jelas. Akan tetapi banyak unsur kebudayaan yang sejalan dengan program dan agenda agama. Dan adalah suatu hal yang wajar apabila mendapatkan sokongan agama. Dari sisi yang lain, banyak hal dari kebudayaan yang disuguhkan dalam tataran  nilai-nilai yang dimunculkan dari agama....ð

 

Agama itu Singular atau Plural?

Apabila yang dimaksud agama adalah sekumpulan akidah, akhlak, aturan-aturan dan hukum praktis yang diturunkan Tuhan dan melalui perantara para nabi disampaikan kepada masyarakat maka agama di sini merupakan perkara yang satu dan perbedaan di antara agama adalah terletak pada aturan-aturan partikulir yang sesuai dengan tipologi seseorang atau suatu kaum mengikut tuntutan ruang dan waktu. Namun apabila yang dimaksud dengan agama adalah agama-agama yang ada di dunia maka tanpa ragu bahwa terdapat ragam dan aneka agama di dunia hari ini.  Pada agama-agama beragam ini kendati sebagian dari hakikatnya dapat disaksikan akan tetapi bentuk sempurna hakikat dan tauhid hakiki hanya dapat disaksikan dan dapat ditemukan dalam Islam. ...ð

 

Artikel

 

Hubungan antara Iman dan Islam

 Iman dan Islam memiliki tingkatan dan derajat. Derajat pertama yaitu derajat Islam dimana setiap orang dengan mengucapkan dua kalimat syahadat "Asyhadu an laa ilaha illaLah wa asyahdu anna muhammadan Rasululullah." (Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah) maka ia termasuk sebagai seorang Muslim dan hukum-hukum sebagai seorang Muslim berlaku padanya. Badannya suci (thahir) dan anak-anaknya juga suci. Pernikahannya dengan seorang wanita muslimah dan transaksinya dengan seorang muslim adalah sah dan legal. Harta, jiwa dan wibawanya mendapatkan penghormatan dan nilai khusus. Dan tentu saja keniscayaan hukum-hukum ini adalah pelaksanaan kewajiban-kewajiban agamanya seperti shalat, puasa, khumus, zakat, haji, beriman kepada yang ghaib, menerima adanya hari kiamat, surga dan neraka dan membenarkan seluruh nabi sebagai pembawa berita dari sisi Allah Swt. .....ð

 

Kiamat dalam Pandangan Filosof dan Teolog Islam

 

 Salah satu persoalan penting semenjak dahulu kala dan menjadi perhatian agama-agama, para teolog dan filosof adalah masalah ma'âd (hari kebangkitan) dan kehidupan setelah kematian. Para pengikut agama seluruhnya meyakini kehidupan pasca kematian dan keyakinan ini dipandang sebagai salah satu masalah paling asasi sebuah agama atau mazhab. Ma'âd bermakna dibangkitkannya manusia setelah kematian dimana manusia kembali hidup dan pada kehidupan baru seluruh amal perbuatannya akan diperhitungkan. Keyakinan ini secara umum, terlepas dari hal-hal detilnya, disepakati oleh seluruh teolog dan filosof Ilahi serta seluruh kaum Muslimin, sesuai dengan ayat al-Qur'an, memiliki keyakinan terhadap adanya hari kebangkitan (ma'âd).....ð

 

Gerakan Substansial dan Peranannya Dalam Kehidupan

 

 Untuk menjelaskan gerakan substansial (al-harakah al-jauhariyah) kiranya kita perlu menjelaskan apa yang dimaksud dengan harakat (gerakan) dan jauhar (substansi). Harakah (gerakan) dari tinjauan filsafat adalah perubahan gradual atau keluarnya sesuatu secara gradual dari alam potensial kepada alam aktual; artinya gerakan adalah perkara eksistensial dimana sesuatu melalui perantaranya secara gradual keluar dari kondisi potensial menuju kondisi aktual. Gradualnya gerakan ini bermakna bahwa bagian-bagian yang diasumsikan bagi wujudnya tidak dapat dikumpulkan pada suatu masa secara bersamaan, melainkan mewujud sepanjang waktu secara gradual.....ð

 

Pustaka

 

Semesta ini Acak atau Teratur?

Si pemuda tidak tidur malam itu. Sebaliknya, ia menghabiskan malam itu dengan mengerjakan shalat dan sujud. Ia menengadahkan tangannya memanggil Tuhan, dan melupakan bahwa lengannya telah capek. Ia membaca bagian-bagian yang lain dari doa-doa yang ia hafal, mengulang-ngulang beberapa kalimat, mendongakkan kepalanya dan melihat ke angkasa raya yang dihiasi gemilau pendaran cahaya purnama, sedemikian sehingga tiada bintang yang terlihat. Seolah-olah bintang gemintang membiarkan purnama yang lebih besar dan lebih kuat mengambil alih tempatnya. Pada saat itu, anak muda itu mengingat sebuah ayat dari al-Qur’an: “Segala yang ada di langit dan di bumi bersujud di hadapan Allah.”    Bintang-gemintang dan planet-planet bersujud di hadapan Tuhan. “Mereka seluruhnya beribadah,” katanya. “Mereka melakukan apa yang tengah kulakukan, atau sebaliknya saya yang melakukan sesuatu yang tengah mereka lakukan.” Lalu ia menatap bulan yang tunduk dan bintang-gemintang dalam gugusannya. Ia membayangkan langit sebagai masjid agung dimana bulan bertindak sebagai seorang imam bagi bintang-gemintang dalam kebesarannya beribadah kepada Allah Swt......ð

 

Ragam Pandangan Dunia

Dengan memperhatikan masalah-masalah fundamental pandangan dunia, dengan mudah dapat dipahami bahwa masalah-masalah seperti ini tidak berhubungan dengan masalah ilmu, yang mana tidak dapat dibuktikan dengan metode ilmu (eksperimentasi), karena setiap ilmu, membahas hukum-hukum dan objek-objek tertentu. Hukum-hukum yang hanya berhubungan dengan objek tersebut yang dapat diselidiki, misalnya fisika dari hal-hal lahir materi dan energi, dan kimia dari analisis dan susunan unsur-unsur materi dan hubungan-hubungan internalnya, dan fisiologi dari kualitas kerja organ-organ makhluk hidup. Psikologi membahas mengenai keadaan-keadaan kejiwaan manusia, dan masing-masing hukum tersebut memiliki karakteristik khusus pada objeknya sendiri yang akan dibahas. Dengan demikian, jelaslah bahwa masalah-masalah psikologi tidak dapat dipecahkan dengan rumus-rumus fisika atau  kimia, atau hukum-hukum fisiologi tidak dapat digeneralisasikan terhadap benda yang tak bernyawa.....ð

 

Kontemplasi

 

 

Air Hujan

Apakah Anda tahu bahwa semua air tawar yang ada di bumi ini bersumber dari air asin? Seperempat dari bumi ini, adalah kering dan tiga perempatnya adalah terbentuk dari air-air laut yang asin dan semua air tawar yang dicurahkan oleh hujan berasal dari air asin. Dia yang menyuling air-air laut dan Dia pula yang memberikan air tawar kepada tumbuh-tumbuhan, hewan-hewan, dan kepada manusia. Sistem yang dipakai untuk menyuling air-air laut tersebut tidaklah kecil, sedemikian besarnya sistem penyulingan ini sehingga seluruh air laut dapat terwadahi. Sistem penyulingan air laut ini adalah buatan Dia, bukan buatan tangan manusia yang beroperasi di bawah panas. Sistem penyulingan air laut ini sebagaimana telah dibuat bekerja karena panas. Matahari yang ribuan kali lebih besar daripada bumi, membuat panas air-air laut. Air itu menguap. Uapan air ini kemudian ke atas. Dan terus ke atas. Angin membantu uapan air ini menuju ke atas. Uapan ini di angkasa yang luas berkumpul. Selanjutnya terbentuklah awan. Awan-awan tersebut bergerak mendekati bumi dan terjadilah penggumpalan dan turunlah hujan. Sungai dan kali akan mengalir. Bumi akan kembali hidup.....ð

 

Menjelajah Ufuk

 

 

Keseimbangan di Planet Bumi

Filsafat materialis menawarkan satu saja penjelasan untuk keter-aturan dan keseimbangan yang ada di alam semesta: peristiwa kebetulan. Menurut klaim ini, seluruh alam semesta terbentuk melalui serangkaian peristiwa kebetulan. Namun, jika kita meneliti alam semesta ini secara sekilas, kita melihat bahwa klaim ini sungguh tidak benar. Suatu kebetulan hanya akan menimbulkan kekacauan, padahal di alam semesta ini kita melihat keteraturan di mana-mana. Keteraturan ini membuktikan kekuasaan Allah yang abadi, Yang menciptakan alam semesta dari ketiadaan lalu memberinya bentuk. Ketika menjelajahi alam semesta, kita menemukan banyak contoh keteraturan. Dunia yang kita tempati ini hanyalah salah satunya. Dengan segala keistimewaan yang ada padanya, bumi diciptakan dengan kese-imbangan yang luar biasa stabil, yang membuatnya cocok bagi berlang-sungnya kehidupan makhluk hidup. Jarak bumi dari matahari, kemiringan sumbu bumi terhadap orbit, keseimbangan dalam atmosfer, kecepatan rotasi bumi pada sumbunya, kecepatannya mengelilingi matahari, fungsi laut dan gunung di bumi, sifat-sifat dan interaksi di antara makhluk hidup, semua ini hanyalah beberapa unsur dari keseimbangan ekologis yang terdapat di bumi....ð

 

 

  Dialog Interfaith

 

 

38 Titah dan 10 Perintah dalam Islam dan Kristen

Sepuluh Perintah hanyalah bagian kecil dari perintah-titah al-Qur’an. Islam menitahkan para pengikutnya untuk menjauhi banyak hal. Beberapa dari perintah tersebut adalah haram lantaran bertentangan dengan doktrin-doktrin yang harus diyakini oleh seorang Muslim. Beberapa dari perintah tersebut dilarang (haram) lantaran bersifat tidak bermoral atau tidak etis atau tidak sehat atau hal tersebut melambangkan pembangkangan terhadap tugas-tugas ritual. Larangan-larangan ini dipandang dalam Islam sebagai perintah-perintah, melanggar larangan ini bermakna perbuatan dosa. Seorang Muslim dilarang untuk:  1.    Menisbatkan seorang sekutu atau mitra bagi Tuhan:

“Janganlah kamu adakan Tuhan yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).” (Qs. Al-Isra [17]:22) 2.    Mengingkari diturunkannya wahyu Ilahi kepada para nabi-Nya. 3.    Mengingkari setiap nabi yang diperkenalkan al-Qur’an, seperti Yesus, Musa, Ibrahim, Nuh. Pengingkaran terhadap wahyu atau setiap nabi yang diperkenalkan oleh al-Qur’an bermakna pengingkaran terhadap Islam....ð

 

 

Kajian Adyan

 

 

Perjanjian Lama dalam Teraju Sains

Hanya beberapa hal yang  termaktub dalam  Perjanjian Lama,  dan  demikian juga dalam Perjanjian Baru yang menimbulkan konfrontasi  dengan  pengetahuan  modern.  Tetapi  jika terdapat  hal-hal  yang  tidak sesuai antara teks Bibel dan Sains, maka persoalannya menjadi sangat penting. Dalam bab-bab  yang  terdahulu,  kita  telah  menemukan dalam Bibel kesalahan-kesalahan historis dan kita telah menyebutkan beberapa  masalah  yang  telah  dibicarakan oleh ahli tafsir Yahudi dan Kristen. Para penafsir Kristen condong   untuk   mengecilkan   persoalannya.   Mereka berpendapat  bahwa adalah wajar jika seorang pengarang buku agama menyajikan  fakta-fakta  sejarah  dengan menghubungkannya  dengan masalah teologi, menulis sejarah untuk keperluan agama. Kita akan melihat dalam Injil  Matius, sikap yang  bebas terhadap sesuatu kenyataan, dan kita dapatkan   tafsiran-tafsiran  yang  tujuannya  untuk menjadikan yang  keliru menjadi  benar;  pemikiran yang obyektif dan logis tidak akan merasa puas dengan cara yang demikian.....ð

 

Pencerahan

 

 

Seruan: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" mengantarku kepada Islam

Ayah saya seorang pastor atau pendeta dalam agama Kristen Katolik. Beliau mengajarkan Alkitab (Injil) pada saya sejak saya masih kecil dengan harapan agar saya menjadi penerus cita-citanya di kemudian hari. Saya belajar Alkitab pasal demi pasal dan ayat demi ayat dengan seksama. Berkat bimbingannya, saya betul-betul memahami kandungan dan tafsiran Alkitab. Sejak saya berumur empat belas tahun, saya diberi kepercayaan berceramah di gereja pada setiap hari Minggu dan hari-hari keagamaan Kristen lainnya. Setelah saya banyak membaca Alkitab, banyak saya dapatkan kejanggalan-kejanggalan di dalamnya. Dalam Alkitab, antara pasal satu dan pasal lainnya banyak terjadi pertentangan, dan banyak ajaran gereja yang bertentangan dengan isi Alkitab....ð

 

Forum Tanya & Jawab

 

 

Pertautan Agama dan Budaya? 

Pihak pengelola yang budiman, konsep keagamaan dewasa ini banyak dikaitkan dengan konsep budaya yang berkembang pada masyarakat tempat agama itu tumbuh dan berkembang. Islam misalnya, ia tumbuh dan berkembang di semenanjung Arab dan dalam tubuh Islam kita dapat saksikan kekentalan budaya dan tradisi Arab. Atau pada budaya India yang banyak mempengaruhi agama-agama seperti Hindu dan Budha. Pengaruh budaya pada agama atau agama pada budaya merupakan sebuah permasalahan yang cukup aktual dalam pembahasan dan riset keagamaan belakangan ini.  Permasalahan inti sebenarnya berkisar pengaruh-mempengaruhi terjadi antara agama dan budaya yang seringkali disebutkan secara berdampingan yang terkadang dimaksudkan untuk menegaskan sisi-sisi budaya yang terdapat pada agama dan agama pada budaya. Kini pertanyaan yang ingin diutarakan di sini adalah definisi apa agama dan budaya itu lalu bagaimana hubungan yang terdapat di antara keduanya? Dapatkah kita katakan bahwa agama itu adalah budaya itu sendiri atau sebaliknya? Seberapa tinggi budaya Arab melakukan penetrasi dalam Islam? Terima kasih ....ð

 

 

 

Akhir Update:

 11 March, 2010

 

Aktualita...

bullet

Hubungan antara Iman dan Islam...

bullet

Kiamat dalam Pandangan Filosof dan Teolog Islam...

bullet

Gerakan Substansial dan Peranannya dalam Kehidupan...

bullet

Seruan: Eli..Eli Lama Sabakhtani? yang Mengantarku kepada Islam....

bullet

Mengapa Tuhan Mencipta Manusia?.....

bullet

Menjemput Hidayah saat Sekarat....

bullet

Meretas Hubungan antara Agama dan Kebudayaan...

bullet

Fira'un yang Menyeruku kepada al-Qur'an....

 

 

 

Terimakasih atas kunjungan Anda